Laman

Tampilkan postingan dengan label World War 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World War 2. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Januari 2013

Anti-tank dog




Taktik yang sangat cerdas sangat dibutuhkan dalam perang, taktik yang satu ini sangat unik karena menggunakan anjing untuk menghancurkan tank!

Tank, kendaraan tempur ini kebal terhadap tembakan-tembakan senjata pasukan tentara. Mengancurkan tank sangatlah sulit untuk melakukannya, bahkan itu sangat beresiko meskipun sudah menggunakan semacam anti-tank karena jika salah satu awak tank melihat musuhnya, mungkin akan tertembak lebih dulu.

Maka, tentara Uni soviet pada perang dunia 2 merancang senjata unik untuk menghancurkan tank yaitu dengan menggunakan anjing untuk menghancurkan tank. Anjing anti tank (Russian: собаки-истребители танков atau противотанковые собаки; German: Panzerabwehrhunde atau Hundeminen, "dog-mines") ini dipasang bom oleh tentara Soviet untuk menghancurkan tank dan terbukti menghancurkan tank-tank Jerman yang terkenal canggih pada zamannya. Jerman menyebut anjing-anjing ini dengan Panzerabwehrhunde atau Hundeminen (ranjau-anjing).

Bagaimana anjing-anjing ini melakukannya? seharusnya anjing-anjing ini takut dengan tank yang lebih besar ukurannya dibandingkan anjing itu sendiri. Jadi, anjing-anjing ini dilatih terlebih dahulu, mereka dilatih untuk mencari makan di dekat tank sehingga lama-kelamaan anjing terbiasa untuk mencari makanan dibawah tank.

Ketika dalam pertempuran, anjing-anjing ini dibuat lapar terlebih dahulu dan saat tank Jerman melintas, anjing-anjing ini dilepas untuk mencari makanan. Setelah sampai di bagian bawah tank, tuas yang berada di punggung anjing segera terpicu. tak berapa lama kemudian anjing-anjing tersebut akan meledak, menghancurkan tank-tank Jerman. Akhirnya Jerman mengatasi taktik ini dengan penyembur api.


Sabtu, 12 Januari 2013

V-1 Flying bomb


spitfire mendekati v1 untuk dijatuhkan

V-1 adalah bom terbang yang diciptakan untuk mendekati target dan menghancurkan target tanpa menggunakan manusia untuk mengarahkannya selama perjalanan (unmanned). V-1 merupakan singkatan dari "Vergeltungswaffe Einz". V-1 menggunakan pulse jet untuk bergerak dan sebuah gyrocompass yang diletakkan di bagian depan. V-1 merupakan senjata yang efektif untuk menghancurkan sasaran tanpa perlu mengorbankan pilot yang mendatangi target dan menghancurkannya dengan resiko tercegat oleh musuh. V-1 didesain oleh Robert lusser dan dibuat oleh Fiesler. V-1 diberi nama buzz bomb karena suaranya yang berisik dihasilkan oleh mesinnya.


Bagaimana V-1 bisa berjalan sendiri setelah diluncurkan? V-1 menggunakan Gyrocompass yang merupakan pemandu dari V-1 itu sendiri sehingga ia bisa terbang sendiri di udara. Gyrocompass pada V-1 berguna untuk menstabilkan V-1 saat terbang. V-1 seperti rudal masa kini yang bisa mencapai target tanpa dikendalikan, namun yang menjaidi masalah adalah karena gyrocompass yang dimiliki V-1 tidak boleh terguncang karena akan menyebabkan V-1 kehilangan kendali dan jatuh. Maka cara yang digunakan untuk menjatuhkanV-1 tanpa meledakkannya di udara adalah dengan menyenggol sayap V-1 dan V-1 pun jatuh. 

spesifikasi

Selasa, 01 Januari 2013

Messerschmitt BF 109E

          Messerschmitt bf 109 adalah pesawat tempur era perang dunia 2. Bf 109 mulai dikembangkan pada tahun 1930-an dan didisain oleh Willy messerschmit dan Robert lusser. Bf 109 menjadi tulang punggung Luftwaffe dengan berbagai peran yaitu sebagai bomber escort , fighter dan bisa pula dijadikan ground attack aircraft. Maka dari itu pesawat ini diproduksi sampai tahun 1945. Bf 109e dipersenjatai dengan 5 senapan mesin dengan 2 didekat mesin dan 1 senapan mesin ditutupi dengan spinner yang berkaliber 20 mm.

          Pesawat ini ditanami dengan mesin Daimler-Benz DB 605 V12 engine. Pesawat ini mampu mencapai kecepatan maksimal +600km/h dengan ketinggian maksimal +20,000 ft. Hispano mendapat lisensi untuk membuat pesawat ini dan diberi nama HA-1112. Pesawat ini digunakan oleh pilot ace dalam front afrika utara oleh Hans-Joachim Marseille. Sebagian Bf 109 pernah diganti oleh pesawat tempur baru yaitu Focke-Wulf Fw 190.Sampai tahun 1945, Bf 109 sudah diproduksi sekita lebih dari 30,000 buah.

Spesifikasi

  • Crew: One
  • Length: 8.95 m (29 ft 7 in)
  • Wingspan: 9.925 m (32 ft 6 in)
  • Height: 2.60 m (8 ft 2 in)
  • Wing area: 16.05 m² (173.3 ft²)
  • Empty weight: 2,247 kg (5,893 lb)
  • Loaded weight: 3,148 kg (6,940 lb)
  • Max. takeoff weight: 3,400 kg (7,495 lb)
  • Powerplant: 1 × Daimler-Benz DB 605A-1 liquid-cooled inverted V12, 1,475 PS (1,455 hp, 1,085 kW)
  • Propellers: VDM 9-12087 three-bladed light-alloy propeller
  • Propeller diameter: 3 m (9 ft 10 in)
  • Performance
  • Maximum speed: 640 km/h (398 mph) at 6,300 m (20,669 ft)
  • Cruise speed: 590 km/h (365 mph) at 6,000 m (19,680 ft)
  • Range: 850 km (528 mi) 1,000 km (621 mi) with droptank
  • Service ceiling: 12,000 m (39,370 ft)
  • Rate of climb: 17.0 m/s (3,345 ft/min)
  • Wing loading: 196 kg/m² (40 lb/ft²)
  • Power/mass: 344 W/kg (0.21 hp/lb)

Armament
  • 2 × 13 mm (.51 in) synchronized MG 131 machine guns with 300 rounds per gun
  • 1 × 20 mm MG 151 cannon as Motorkanone with 200 rpg.[74] G-6/U4 variant: 1 × 30 mm (1.18 in) MK 108 cannon as Motorkanone with 65 rpg
  • 2 × 20 mm MG 151/20 underwing cannon pods with 135 rpg (optional kit - Rüstsatz VI)
  • Rockets: 2 × 21 cm (8 in) Wfr. Gr. 21 rockets (G-6 with BR21)
  • Bombs: 1 × 250 kg (551 lb) bomb or 4 × 50 kg (110 lb) bombs or 1 × 300 litres (79 USgal) drop tank
Avionik
  • FuG 16Z radio




VOUGHT F4U Corsair


F4U Corsair adalah pesawat tempur yang mampu dibawa oleh kapal induk (carrier based). F4U memiliki kemampuan untuk melakukan serang darat salah satunya pada perang pasifik yang melibatkan F4U untuk menghancurkan pertahanan jepang sebelum pasukan marinir mendarat dan pada perang Korea namun yang digunakan adalah AU-1 varian serang darat. F4U dioleh US Navy dan US Marines dan negara lain. F4U memiliki sayap gull-wing dan propeller yang besar dibandingkan pesawat fighter US Navy lainnya yang juga carrier-based. F4U merupakan pesawat fighter US Navy pertama yang mampu mencapai kecepatan sekitar 400 mil (640 km/h).

Pesawat ini diawali dengan prototype yaitu XF4U-1 yang dibekali dengan mesin Pratt & Whitney Double Wasp, 18 scylinder radial engine yang menghasilkan 1805 tenaga kuda,  membuat pesawat ini adalah pesawat yang paling bertenaga pada saat itu. F4U-1 yang diproduksi memiliki perbedaan dengan prototypenya yaitu posisi  kokpit yang dimundurkan dan sayap gull-wing yang mampu dilipat sehingga tidak memerlukan tempat yang banyak untuk pesawat ini. Pesawat ini dipersenjatai dengan 6 M2 Browning machine gun kaliber 12,7 mm dan mampu membawa 8 roket dan bom.

F4U menemui masalah, pada saat mendarat di kapal induk (carrier) pilot kesulitan melihat kedepan dan pada saat posisi take off pilot terhalang pandangannya disebabkan oleh panjangnya hidung pesawat. Masalah juga ditemui pada tailhook yang fungsinya memantu pesawat menurunkan kecepatan saat mendarat di kapal induk, tailhook pada F4U kadang sulit untuk mengait pada arrestor wire kapal sehingga bisa membahayakan pilot dan membuat peswat sulit menurunkan kecepatan. Pada akhirnya pesawat ini diberikan kepada US Marines dan berubah fungsi menjadi land-based fighter. Beberapa negara pengguna corsair adalah Britania, Perancis dan lainnya. Masalah yang dialami US Navy dalam mendaratkan pesawatnya dapat diatasi olehvy Royal Navy sebagai pengguna corsair dengan tehnik yang mereka buat, lalu US navy mencoba kembali corsair untuk mendarat di kapal induk dan berhasil sehingga pesawat ini digunakan kembali.

Varian
  • F4U-1: varian pertama, dengan peningkatan performa yang menggunakan mesin yang lebih bertenaga dan perubahan desain (berbeda dengan XF4U-1)
  • F4U-1P: varian foto udara.
  • F4U-2: varian night fighter yang dilengkapi dengan Airborne Intercept (AI) radar. 
  • F4U-3: peningkatan performa dari F4U dengan mesin yang berbeda, namun hanya prototype.
  • F4U-4: Peningkatan performa, Mesin yang lebih bertenaga Pratt-Whitney R-2800-18W menghasilkan tenaga sebesar 2100 tenaga kuda dengan propeller berbilah 4 dan mampu mencapai kecepatan hingga 446 mil/h (717,75 k/j) pada ketinggian 26.200 kaki (7.985,76 m). Pesawat ini merupakan varian terakhir pada perang dunia II.
  • F4U-5:  Peningkatan performa dengan mesin Pratt & Whitney R-2800-32(E).
  • F4U-5N: mampu membawa radar.
  • AU-1: varian serang darat.
 Spesifikasi

  • Crew: 1 pilot
  • Length: 33 ft 4 in (10.1 m)
  • Wingspan: 41 ft 0 in (12.5 m)
  • Height: 16 ft 1 in (4.90 m)
  • Wing area: 314 ft2 (29.17 m2)
  • Empty weight: 8,982 lb (4,073 kg)
  • Loaded weight: 14,000 lb (6,300 kg)
  • Powerplant: 1 × Pratt & Whitney R-2800-8 radial engine, 2,000 hp (1,491 kW)
 
Performance
  • Maximum speed: 417 mph (362 kn, 671 km/h)
  • Range: 1,015 mi (882 nmi (1,633 km))
  • Service ceiling: 36,900 ft (11,247 m)
  • Rate of climb: 2,890 ft/min (15.2 m/s)
 
Armament

Guns:
  • 4 × 0.50 in (12.7 mm) AN/M2 Browning machine guns, 400 rpg
  • 2 × 0.50 in AN/M2 Browning machine guns, 375 rpg
  • Rockets: 4 × 5 in (12.7 cm) High Velocity Aircraft Rockets and/or
  • Bombs: 2,000 pounds (910 kg)
F4U-4
 
 AU-1 Corsair Standard Aircraft Characteristics
 
General characteristics

  • Crew: 1 pilot
  • Length: 33 ft 8 in (10.2 m)
  • Wingspan: 41 ft 0 in (12.5 m)
  • Height: 14 ft 9 in (4.50 m)
  • Empty weight: 9,205 lb (4,174 kg)
  • Loaded weight: 14,670 lb (6,653 kg)
  • Powerplant: 1 × Pratt & Whitney R-2800-18W radial engine, 2,325 hp (1,710 kW)
 
Performance


  • Maximum speed: 453 mph (395 kn, 731 km/h)
  • Range: 897 mi (602 nmi (1,115 km))
  • Service ceiling: 41,500ft (12,649 m)
  • Rate of climb: 3,870ft/min (19.7 m/s)
 
Armament

Guns:
  • 6 × 0.50 in (12.7 mm) AN/M2 Browning machine guns, 400 rpg or
  • 4 × 20 millimetre (0.79 in) M2 cannon
  • Rockets: 8 × 5 in (12.7 cm) high velocity aircraft rockets and/or
  • Bombs: 4,000 pounds (1,800 kg)

Sumber: Wikipedia, lain-lain